Showing posts with label Bercocok Tanam. Show all posts
Showing posts with label Bercocok Tanam. Show all posts

23 Nov 2014

Pupuk Kompos - Cara membuat pupuk kompos Skala Besar

Kompos merupakan pupuk organik. Pupuk yang berasal dari tumbuhan, kotoran hean yang diaggap tidak berhuna lagi. Pupuk kompos berguna untuk tanaman, sebagai salah satu menjaga proses pertumbuhan tanaman, Mempercepat pertumbuhan dan menghasilkan buah atau produksi bebas dari bahan kimia.
Dinegara Jepang sendiri telah lama menggunakan pupuk kompos sebagai pupuk. Sejak mesih menjadi negara berkembang, dengan bersabar puluhan tahun negara jepan menganjurkan agar setiap tanaman yang di tanam harus menggunakan pupuk kompus. Terbukti dipasaran internasional beras jepan diterima karena tidak mengandung bahan kimia.
Proses pembuatan pupuk kompos tidaklah mudah hanya membutuhkan kesabaran agar mendapat produksi pupuk yang baik. Bahan yang digunakan antara lain :
1. Jerami 
2. Kotoran Hewan 
3. Scam
 4. Dedak
 5. EM4 
6. Gula Pasir 1/2 liter 
7. Air 
8. Tenda Biru 
9. Gembor
 Cara membuat :

1. Ambil tenda biru dengan ukuran yang luas minimal ukuran 4x4. Lalu patok luas temapt kompos yang berukuran 1x1 dengan memberikan alas tenda biru, Usahakan pasang tengah-tengah di penampang. ambil jerami yang telah dikumpulkan, lalu Susun diats penampang secara merata dengan ketebalan 5cm - 10cm.
2. Setelah jerami ditumpuk lalu campurkan menggunakan Kotoran hewan yang telah dikumpulkan. Semakin banyak Kotoran hewan yang digunakan maka semakin baik kompos yang akan dihasilkan. Minimal takaran jerami dengan kotoran hewan adalah 2 :1. Seluruh permukaan jerami harus tertutupi dengan kotoran hewan minimal 2 cm
3. Tambahkan scam diatas tumpukan kotoran hewan, Scam yang ditumpukkan tidak terlalu banyak usahakan tidak terlalu tebal. Taburi saja diatas tumpukan scam maksimal 2 baskom kecil.
4. Tambahkan dedak dengan takaran sama dengan scam yang diberikan.
5. siram tumpukan menggunakan air Em4 yang telah dicampurkan. siram secara merata hinggah tumpukan terlihat basah, tapi jangan terlalu basa karena akan berpengarus begitupun sebaliknya.
6. Satu ember besar Air di tambahkan gula pasir 5%  lalu beri Em4 2 tutup botol, aduk hinggah merata.
7. Tumpuk lagi jerami diatas tumpukan lalu beri kotoran hean lalu scam, dedak, dan siram lagi dengan menggunakan air Em4.
8. Jika tingginya sudah melebihi 50 cm maka tutup tumpukan dengan sisa tenda biru. Ikat lalu simpan, usahakan tidak terkena sinar matahari karena dapat memengaruhi proses pengomposan.
9. Proses pengomposan berlangsung selama kurang lebih 2 bulan. setiap minggunya perlu dicek keadaan kompos jika terjadi peninggkata suhu maka proses telah berlangsung, Perlu diingat jika suhu terlalu tinggi perlu diberikan cela udara pada penampang pengomposan.

Semoga bermanfaat !!!
Read more

14 Nov 2014

Pupuk Kompos - Cara membuat pupuk kompos skala kecil

Kompos merupakan pupuk organik. Pupuk yang berasal dari tumbuhan, kotoran hean yang diaggap tidak berhuna lagi. Pupuk kompos berguna untuk tanaman, sebagai salah satu menjaga proses pertumbuhan tanaman, Mempercepat pertumbuhan dan menghasilkan buah atau produksi bebas dari bahan kimia.

Dinegara Jepang sendiri telah lama menggunakan pupuk kompos sebagai pupuk. Sejak mesih menjadi negara berkembang, dengan bersabar puluhan tahun negara jepan menganjurkan agar setiap tanaman yang di tanam harus menggunakan pupuk kompus. Terbukti dipasaran internasional beras jepan diterima karena tidak mengandung bahan kimia.

Proses pembuatan pupuk kompos tidaklah mudah hanya membutuhkan kesabaran agar mendapat produksi pupuk yang baik. Bahan yang digunakan antara lain :

1. Jerami
2. Kotoran Hewan
3. Scam
4. Dedak
5. EM4
6. Gula Pasir 1/3 liter
7. Air
 Cara membuat :
1. Pertama ambil jerami yang telah dikumpulkan, lalu potong jerami kecil-kecil sepanjang 3 cm.
2. Setelah jerami dipotong kecil-kecil lalu campurkan menggunakan Kotoran hean yang telah dikumpulkan. Semakin banyak Kotoran hean yang digunakan maka semakin baik kompos yang akan dihasilkan. Minimal takaran jerami dengan kotoran hewan adalah 2 :1. 
3. Tambahkan scam pada campuran. scam yang dicampurkan adalah 10% dari takaran jerami dengan kotoran hewan.
4. Tambahkan lagi dedak dengan takaran 5% dari campuran jerami, kotoran hewan dan scam.
5. Campurkan ke 4 bahan dengan cara seperti mengaduk campuran semen. Campurkan secara merata seluruh bahan.
6. Ambil air satu ember, tambahkan gula pasir 5%  lalu beri Em4 1 tutup botol, aduk hinggah merata. Siram campuran dengan menggunakan air yang telah di campurkan Em4.
7. Campur kembali bahan yang telah di buat sambil mencampur siram menggunakan air dengan campuran Em4. Seluruh bahan yang dicampurkan harus basah tapi jangan terlalu basah. Cara menandainya, remas campuran yang telah diaduk jika melengket ditangan maka sudah baik, tapi jika tidak maka masih ingin ditambahkan air akan tetapi jangan terlalu basah karena akan mempengaruhi kualitas kompos.
8. Simpan di drum yang telah dibocori penutupnya.
9. Setiap 3 hari sekali buka dan aduk campuran. Jika terlalu panas maka perlu diaduk tapi jika telah hangat maka kita tinggal menunggu proses. Proses pengomposan berlangsung selama kurang lebih 1 bulan.

Semoga bermanfaat !!!
Read more