Showing posts with label Organisasi. Show all posts
Showing posts with label Organisasi. Show all posts

15 Jan 2015

Kriteria Khusus Calon Ketua Organisasi dalam MeMimPin

Ketua adalah sebuah jabatan yang diberikan sebagai pemimpin dalam suatu kelompok. Ketua sama halnya dengan pemimpin, dimana pemimpin adalah orang yang memberi pengaruh besar kepada orang lain. Ketua berarti menjadi penanggung jawab penuh dalam kelompok apalagi dalam suatu organisasi. Memilih seorang ketua tidak begitu saja, perlu beberapa pertimbangan sehinggah dipilih menjadi ketua. Menjadih ketuapun tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu mengorbangkan materi, waktu, yang harus dijalani selama periode menjabat.

Perlu ada kriteria seorang ketua sehingga dalam memimpin kelompok dapat dilakukan dengan lancar tanpa banyaknya masalah yang dihadapi. Bagi teman-teman yang ingin mencalongkan menjadi ketua atau ingin memilih ketua perlu beberapa kriteria. Berikut kriteria untuk calon ketua :

1. Jomblo
Seorang Calon Ketua harus menjadi tuntutan yaitu tidak memiliki hubungan istimewa kepada seorang perempuan. atau tidak berpacaran dalam artian masih singgel atau jomblo. Hal ini sangat mempengaruhi keadaan organisasi kedepannya karena bisabisa dapat mengganggu proses kepemimpinan. Jika perlu kriteria ini perlu dipatenkan hingga selesai masa priode kepemimpinannya. Meskipun hal ini menjadi kontropersi oleh sebagian orang dengan anggapan menyangkutkan hal pribadi kedalam organisasi tetapi jika tidak di tetapkan maka akan mengganggu proses memimpinnya.
2. Menarik
Menarik yang dimaksud adalah dapat membuat para anggota merasa terkesan dan sebagai tauladan, contoh bagi anggotanya. Berpenampilan yang rapi, sopan dan bertutur etika yang baik adalah artian Menarik. Jangan menganggap menarik adalah berpenampilan bedah sehingga sebagai bahan tontonan. 
3. Tidak Memiliki Jabatan Rangkap
Seorang calon ketua tidak memiliki jabatan yang sama pada organisasi lain. Menjadi ketua beberarti harus lebih fokus dengan apa yang dipimpin dan meninggalkan seluruh urusan organisasi yang lebih penting dari pada organisasi yang dikepalai. Hal ini dapat mengganggu dan dapat membuat masalah karena satu saja organisasi yang dipegang sudah rumit apalagi jika memegang organisasi lebih dari satu. Selain itu hal ini jadi bahan baik tidaknya organisasi kedepan.
4. Jujur dan bertanggung jawab
Seorang ketua perlu jujur dan bertanggung jaab dengan organisasi yang di pegang. Karena ketua akan menjadi tauladan bagi seluruh anggotanya. Bertanggung jawab perlu dilakukan karena segala sesuatu yang saat ini kita pempin maka akan ada tanggung jawabnya bukan cuma di dunia bahkan kita akan diminta pertanggung jawaban di akhirat. 
5. Sehat jasmani dan rohani
Seorang calon ketua perlu sahat jasmani dan rohani. Bagaimana cara memimpin jika ketua yang akan dipilih sakit atau mennderita penyakit yang mudah kambuh, meskipun ada wakil tetapi berperang penting adalah ketua.
6. Mampu bersosialisasi
Seorang ketua juga harus pandai bersosialisasi dalam masyarakat. Maksudnya selain mampu mempengaruhi perlu juga mempu beretorika dengan baik, berbicara di depan umum sehinggah dalam memimpin pun dapat berkomunikasi secara baik. Syarat ini juga adalah syarat yang terpenting dan sebagian orang dijadikan sebagai ujung tombak dipandang baiknya organisasi yang dipimpin.
7. Berprestasi
Ketuapun harus berprestasi baik masalah stady hinggah masalah organisasi. Karena akan menjadi ketua perlu adanya tingkat keberhasilan yang telah dicapai dan telah diakui.
 Semoga teman-teman dapat menjadi ketua yang baik dalam memimpin organisasinya.
Wassalam...

Salam blogger !


Read more

11 Dec 2014

Cara menciptakan kebersamaan dalam Organisasi

Organisasi adalah adah pengembangan / pembinaan untuk mendapatkan jati diri seseorang. Biasanya organisasi juga diartikan sebagai Wadah untuk mengembangkan bakat kemampuan yang dimiliki dan ada juga yang berpendapat bahwa organisasi adalah pembentukan karakter Emosional Dan mental seseorang. Banyak orang yang dapat mengartikan organisasi sesuai dengan pendapat mereka. 

Pelaku utama dalam organisasi atau Orang yang terbiasa dengan organisasi di sebut juga dengan Organisator. Menjalankan suatu mekanisme organisasi cukup sulit, tergantung dari cara memimpin dan Proses memimpin. Seseorang yang pada proses memimpin merasa memiliki ikatan yang sangat kuat, Proses memimpinnya pun dilakukan secara pleksibel tapi tegas merupan cara yang strategis. Jika pada proses memimpin merasa dia yang memiki kekuasaan penuh, menerapkan cara kaku akan menyulitkan sendiri proses memimpinnya.

- Menciptakan kebersamaan didalam organisasi dapat dilakukan akan tetapi yang pertama perlu diketahui yaitu cara atau proses memimpin kita. Proses memimpin kita tidak boleh kaku dan terlalu keras cukup anda melakukan dengan cara yang santai tapi serius. Dalam mengambil keputusanpun tak boleh egois, memikirkan seluruh keadaan aggota keadaan tim work atau SDM yang dimiliki. Seorang yang dapat menilai cara mempin kita adalah anggota kita sendiri, jika anggota kita merasa senang dan nyaman dalam organisasi maka kita hampir mencapai titik sukses, tidak ada masalah internal antara anggota, saling akrab, dan membiasakan melakukan diskusi bersama dalam mengambil keputusan atau tindakan.

- Langka selanjutnya yang perlu diambil adalah melakukan pekerjaan secara bersama dan serentak. Membiasakan seluruh anggota harus kotar tangan dalam melakukan pekerjaan. Jadikan juga sebagai forum curhat, tampung seluruh uneg-uneg yang dimiliki lalu berikan solusi. Seluruh anggota dalam melakukan pekerjaan harus terus berikan semangat, Canda tawa agar mereka merasa senang. Hindari konflik antara mereka dengan menyatukan dengan sennyum dan kemauan mereka. Ikuti saja apa yang diinginkan tapi jangan sepenuhnya beri hati (Saat Konflik).

- Menciptakan kebersamaan selanjutnya yaitu dengan mengisi aktu kosong dengan canda taa, games jika tidak ada kegiatan. Pada saat kumpul-kumpul antara anggota lakukan komunikasi yang evektif. Kalo perlu kumpul-kumpul uang untuk membeli makanan lalu makan secara bersama. Hal ini dapat membuat terbukanya perasaan terikat dengan organisasi. 

"Ciptakan kebersamaan Karena kebersamaan adalah titik sukses organisasi"

Salam Blogger !



Read more

16 Nov 2014

Organisator - Bagaimana peranan seorang ketua dalam Organisasi

Organisasi adaah wadah pembinaan, pengenalan karakter diri, mencari jati diri, dan memehami arti sebuah kehidupan. Didalam organisasi ketua memiliki peranan yang sangat penting dalam memimpin organisasi dalam kurung waktu satutahun. Tak sering benyak kendala yang dihadapi, masalah yang terus menerpa ditengah tengah masa kepengurusan. Setiap kali ada masalah pasti yang kena adalah ketua organisasi.

Menjadi ketua tidaklah mudah, selalu ada masalah yang dihadapi, selalu ada cobaan yang kian menghadang. Disamping itu ketua memeliki peranan. Peranan dalam memimpin suatu organisasi/lembaga yang diikuti. Untuk menjadi seorang ketua perlu diketahui beberapa peranan seorang ketua  antara lain :
Ketua sebagai contoh. Seluruh anggota yang terlibat didalam adah organisasi harus taat dan patuh pada seluruh perkataan ketua. Seorang ketuapun harus memberi contoh yang baik kepada seluruh anggota. Seorang ketua perlu menjaga penampilan, cara bicara, dan etika hingga dapat dijadikan teladan bagi seluruh anggotanya.
Ketua sebagai otak organisasi. Ketua berperan sebagai pemikir didalam organisasi. Memikirkan seluruh program yang akan dilaksanakan selama satu tahun kedepan selama masa periode menjabat. Seorang ketua organisasi ideal dengan pemikiran dan jarang menjadi seorang Tim work. Tindakan yang diambil perlu dipertimbangkan dengan matang agar kecil kesempatan terjadi suatu masalah.
Ketua sebagai Motivator. Ketua harus dapat berperan sebagai motivator diorganisasi. Pemberi solusi yang baik. Disaat anggota mengeluarkan unek-uneknya dan curhatnya, ketua harus dapat berperan menjadi motivator. Memberikan semangat kembali saat anggota mendapatkan suatu masalah. Ketua tak mementingkan diri senidiri tapi mementingkan organisasi apalagi kepentingan suatu organisasi. 
Jadikan diri kita yang membutuhkan organisasi bukan organisasi yang membutuhkan kita, karena kita masuk dalam suatu organisasi karna ingin membuat masalah maka masalah harus dihadapi sesuai apa yang terjadi.

Masalah perlu dalam hidup,
Karena masalah yang membuat kita lebih kuat
~Muh Yusuf~

Read more

12 Nov 2014

Laporan Pertanggung Jawaban Organisasi - LPJ Ketua Panitia, Sekretaris Dan Bendahara

Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) adalah salah satu kegiatan pelaporan seluruh kegiatan yang telah terlaksan mulai dari awal hingga selesainya kegiatan. hal hal yang biasanya dilaporkan mulai dari kendala, cara mengatasi hingga dana anggaran yang telah digunakan. terkadang didalam organisasi LPJ dijadikan ajang perdebatan, argumen pro dengan kontra yang saling berselisi sehingga tak jarang LPJ yang dilaporkan harus diterima secara Bersyarat. 

Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) adalah puncak kesuksesan. Suatu kegiatan yang terlaksana dikatakan sukses jika telah melewati proses LPJ, bukan semerta-merta selesainya kegiatan dikatakan sukses. Selain LPJ suksesnya kegiatan dilihat dari selesainya semua kendala, tidak adanya panitia yang saling cekcok, pinjam uang yang belum dibayar. 

Pembuatan LPJ juga harus segera dibuat oleh panitia pelaksana setelah kegiatan kerana masih panasnya kegiatan yang terlaksana. LPJ yang dibuat terdiri dari LPJ ketua panitia, LPJ sekretaris, Dan LPJ bendahara.  Bukan cuma Laporan Keuangan saja yang dibuat LPJ akan tetapi Ketupat dan sekretarispun harus ada LPJ.

Cara pembuatan LPJ nya tidak sulit hanya seluruh hal yang telah dilakukan lalu dilaporkan, Mulai hari terpilihnya menjadi Panitia hingga Proses LPJ berlangsung. berikut cara pembuatan LPJ :

1. Laporan Ketua Panitia
Melaporkan seluruh kegiatan Mulai dari Alasan dipilih menjadi ketua panitia, Kendala yang dihadapi saat pra kegiatan, dan cara mengatasi Kendala. Semua itu harus dilaporkan oleh ketua panitia
2. Laporan Sekretaris
Melaporkan seluruh surat yang terkirim, Jadwal agenda rapat yang telah terlaksana selama pra kegiatan, hasil rapat yang telah terlaksana, jumlah proposal yang dikirim, jumlah proposal asese, proposal belum terkirim, Hadia, Plakat, Piala, Sistem penilaian, Rekomendasi jika ada, Foto kegaiatan.
3. Laporan Bendahara
Malaporkan seluruh keuangan mulai dari sumber dana, tambahan dana yang diperleh, Rincihan pengeluaran dana anggaran yang digunakan, dan yang palin penting adalah bukti pembayaran yang terperah pada rincihan pengeluaran. 

 Laporan pertanggung jawaban organisasi adalah Puncak kesuksesan suatu kegiatan. Jika tidak melakukan LPJ maka kita sendiri yang akan menanggung dosa, kita akan diadili suatu saat nanti atas kegiatan yang dilaksanakan.

Semoga bermanfaat !!!
Read more

11 Nov 2014

Sistematika Penulisan Makalah Yang Baik Dan Benar

Membuat makalah merupakan kebutuhan yang perlu di penuhi pada saat proses belajar mengajar. Setiap siswa perlu mengetahui bagaimana struktur pembuatan makalah yang baik dan sesuai. Membuat makalah tidak segampang yang kita fikirkan karena ada peraturan khusus dalam membuat makalah. Proses pembuatan makalah memiliki syarat adan aturan tersendiri dalam sistematika pembuatan makalah.

Perlu diketahui bahwa makalah yang di buat adalah makalah yang memenuhi standar penulisan. Berikut adalah sistematika penulisan makalah :

Makalah yang dibuat terdiri atas 3 bab. Bab awal adalah pendahuluan, Bab 2 adalah kajian teori, Bab 3 adalah penutup. Bab 1 terdiri atas Latar belakang,Rumusan masalah, Tujuan dan manfaat. Bab 2 terdiri atas seluruh materi dengan acuan mengarah ke rumusan masalah. Bab tiga adalah penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran.
Makalah yang dibuat diketik menggunakan jenis huruf Times New Roman. jenis huruf ini adalah jenis huruf yang paling baik dalam penulisan makalah yang dijadikan standar penulisan oleh beberapa penulis.
Ukuran yang sesuai untuk penulisan makalah adalah 12 . ukuran ini tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. selain itu Margin harus 2.0 karena sesuai penulisan Makalah.
Jika makalah ditulis menggunakan Angka maka point perpoint pada pembahasan juga harus menggunakan angka, seperti Bab 1, 1. Latar belakang, 2. Rumusan masalah. Jika ditulis mengguakan hurum maka point perpoint harus di tulis huruf misalkan Bab I , A. latar belakang, B. rumusan masalah.
 Semoga bermanfaat !!!
Read more

10 Nov 2014

Proposal - Struktur dan Cara pembuatan proposal kegiatan

Proposal adalah rancangan kerja yang dituangka dalam bentung rencana kerja untuk memproleh tujuan tertentu. Proposal Ada beberapa macam antara lain Proposal Penelitian, Proposal kegiatan, Proposal usaha dan lainnya. Propusal bertujuan untuk mengajukan rancangan kerja yang akan dilakukan. Untuk proposal kegiatan ada beberapa struktur yang harus diperhatikan dalam pembuatannya. Meskipun Proposal kegiatan hampir sama dengan makalah tapi memiliki beberapa hal yang berbeda. untuk struktur dan cara pembuatan proposal kegiatan antara lain :

1. Sampul
Proposal kegiatan harus memiliki sampul menggunakan logo kegiatan atau bisa menggunakan logo organisasi. Disampul juga ditulis Nama kegiatan yang akan dilaksanakan. di bagian baah ditulis instansi pelaksana kegiatan.
2. Latar Belakang
Dalam menulis latar belakang perlu dikatehui. Tidak semertamerta latar belakang di tulis tetapi latar belakang dimulai ke hal yang bersifat umum ke hal yang bersifat khusus.
5. Nama Kegiatan
Nama kegiatan adalah nama yang akan dilaksanakan pada kegiatan tersebut.
4. Tema
Tema kegiatan yang ditulis sesuai dengan tema yang disepakati secara bersama pada forum atau tema yang telah ada sebelumnya.
5. Tujuan
Tujuan kegiatan adalah tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut dan mecakup alasan kegiatan ini.
6. Jenis Kegiatan/Acara Kegiatan
jenis kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan. Seluruh jenis kegiatan harus di tulis karena instansi akan melihat banyaknya kegiatan yang direncanakan. Setiap kegiatan harus dijelaskan maksud dan tujuannya.
7. Sarana Promosi
Sarana promosi adalah keuntungan dari sponsor.sarana promosi mulai dari umbul-umbul, pakaian, pamplet, browsure, spanduk, audio dan Hitungan pembagian persen sponsor. Besar persen yang disumbangkan oleh sponsor menentukan besar atau kecilnya logo sponsor. 
8. Etimasi Anggaran
Etimasi anggaran adalah jumlah alokasi kesuluruhan dana yang akan digunakan. ditulis secara detail dengan harganya. Mulai dari perlengkapan, administrasi, komsumsi, piala, plakat, panggung, sound dan lainnya. Atimasi anggaran adalah hal penting karena yang utama diperiksa oleh instansi adalah Anggaran.
9. Penutup
Penutup adalah permuhonan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada instansi. Tanda tangan dan stempel harus ada karena sah tidaknya proposal ada pada tanda tangan dan stempel.
10. Susunan Kepanitiaan
Susunan kepanitiaan harus ada karena bisa saja sponsor menggunakan sarana pakaian jadi menggunakan hitungan struktur kepanitiaan. selain itu instansi juga melihat benyak tidaknya kepanitiaan, mengetahui ketua panitia dan penanggung jawab kegiatan. SK terlampir di belakang penutup tetapi boleh juga di awal penutup.

Semoga Bermanfaat !!!
Read more

9 Nov 2014

Sekretaris - Cara pembuatan surat untuk Organisasi / instansi

Surat biasanya di buat oleh sekretaris yang ahli tengtang administrasi. Seorang sekretaris harus mengusai teknik pembuatan surat, struktur yang benar dalam surat karena jantung organisasi ada pada sekretaris. berikut adalah struktur pembuatan surat yang benar :

1. Kop Surat
kop surat adalah identitas instansi atau organisasi. biasanya di kop diletakkan logo dan nama instansi bersangkutan dengan penulisan huruf qapital menggonakan rata tengah. di bawa nama instansi terdapat alamat instansi yang sesuai, bisa menggunakan no.tlp instansi, email dan lain.
2. Nomor Surat
Nomor surat  harus ada menandakan jumlah surat yang telah terkirim keorganisasi. setiap instansi memiliki cara penulisan nomor surat tersendiri misalnya Nomor : 091/A/P.HUT/OSIS/X/2015. Artinya angka 091 adalah jumlah surat yang telah terkirim. A adalah kode yang menandakan bahwa surat dari dalam lingkup organisasi atau instansi jika menggunakan kode B maka surat yang dikirim ke luar istansi seperti diluar sekolah. P.HUT adalah kepanjangan dari panitua hari ulang tahun .... yang artinya surat tersebut dikirim oleh panitia pelaksana HUT. OSIS adalah identitas instansi. X adalah bulan dikirimnya yaitu bulan 10 yang harus ditulis angka romai dan 2015 adalah tahun pembuatan surat tersebut.
 3. Perihal/Hal
Hal / Perihal merupakan tujuan pembuatan surat, apakah surat yeng dikirim merupakan undangan atau permohonan. Setiap instansi terlebih dahulu akan melihat perihal surat. untuk penulisan perihal hanya diawal kalimat yang menggunakan huruf qapital setelah itu semuanya menggunakan huruf kecil. perihal tidak perlu digaris baahi atau di tebalkan.
4. Lampiran
 lampiran biasanya di gunakan jika dalam surat disisipkan surat rekomendasi atau hal penting lainnya. Biasanya jika yang disisipkan satu lembar maka di tulis satu lembar, jika satu jilid di tulis satu jilid dan jika satu berkas ditulis satu berkas. jika tidak ada lampiran maka di tulis tidak ada atau menggunakan tanda - atau tidak di tulis lampirannya.
5. Tanggal Surat
Tanggal surat yang ditulis pada saat pembuatan surat, tidak perlu menggunakan nama daerah didepannya karena telah ada pada kop surat. seperti Maros, 14 Maret 2014.
6. Salam Pembuka
Salam pembuka adalah ucapan syukur. atau boleh menggunakan salam pembuka yang umumnya misalkan Dengan Hormat
7. Isi
Adalah tujuan pengeriman surat, sesuai dengan perihal surat yang biasanya menuliskan hari, waktu, tanggal, dan tempat. dalam penulisan Hari, tanggal, waktu dan tempat tidak diwajibkan menuliskan kata menggunakan huruf qapital diaal kata, harus menggunakan huruf kecil tanpa spasi atau tab pada kertas.
8. Salam Penutup
berisikan ucapan terima kasih kepada instansi yang dikirimi dan permohonan maaf.
9. Tanda Tangan, Stempel, Dan Tembusan
Hal ini adalah paling utama apalagi tanda tangan dan stempel. Sah atau tidaknya suatu surat yang dikirim disini. Surat akan diakui sah jika dalam pengiriman surat terdapat tanda tanga dan stempel dari instansi atau organisasi. sedangkan untuk tembusan adalah surat yang dikirim dalam hal tertentu seperti Permohonan peserta lomba. Harus menggunakan tembusan dari dinas pendidikan.
10. Amplop
Surat yangdikirim keinstansi / organisasi lain harus menggunakan amplop yang di print dan memakai kop instansi dan diketik instansi yang akan di tujui.

Semoga bermanfaat !!!



Read more